Mengendalikan Laptop PC/MAC lewat Android

Sehabis bersenang senang dengan game kemarin, sekarang agak serius sedikit. Kita akan bahas cara nge-remote laptop PC/Mac pake hape atau tablet Android.



Mengapa repot-repot ngeremote?
OK, bayangkan jika kamu sedang di keadaan dibawah ini:
  1. Kamu sedang presentasi, di mana PC/Mac mu terkonek ke Projector yang sedang ON. Mungkin kamu bisa menggunakan remote bawaaan Projector untuk mengendalikan Presentasi dari kejauhan, tapi bagaimana jika dalam keadaan darurat, remote tersebut ternyata ga berfungsi? Bukankah lebih praktis ngeluarin hape Android dan mulai menjalankannya?
  2. Kamu sedang mengajar. Jaman sekarang penggunaan kapur tulis sepertinya sudah hampir punah. Penggunaan white board dengan spidol-nya pun perlahan-lahan bergeser menjadi Presentasi Slide Show. Namun, bagaimana bila kamu sedang bikin kuis untuk pelajar, dimana pengisian jawaban harus berupa ketikan huruf dan angka? Apa remote bawaan Projector bisa buat ngetik? Bukankah lebih enak ngetik di hape munculnya di layar projector?
  3. Kamu sedang menghubungkan laptop PC/Mac ke layar tipi karena sedang Skype-an sekeluarga. Terus pas butuh ngetik untuk chat, laptopnya terlalu jauh dari tempat duduk karena laptopnya dekat TV. Tinggal tarik hapemu dari tas, mulailah mengetik.
Apa saja yang diperlukan?
  1. Komputer/Laptop PC atau Mac. Saya kurang tahu apakah ada Software semacam ini untuk Linux.
  2. App Gpad Universal Remote. Jika belum punya, download di SINI. Kamu download app untuk remote dan app untuk server. App untuk remote sudah pasti Android, yang server ada versi Windows PC dan Mac.
  3. Sediakan salah satu dari ini:
  • Wifi Router (jika mau konek via Wifi)
  • Bluetooth adapter/dongle jika laptop/komputer belum ada bluetoothnya (jika mau konek via Bluetooth)
  • Kabel USB.. tapi lucu, masa remote pake kabel sih?
Test menggunakan Macbook OSX Lion 10.7.4, Samsung Galaxy Chat (murah meriah, keyboardnya hardware, jadi gampang ngetiknya), Smartfren Mini Router E2X1H.

Caranya:
1. Install gPad server di komputer/laptop.
2. Install gPad Universal Remote di hapemu.
3. Jalankan gPad Server di komputer/laptop, biarkan standby.
4. Jalankan gPad Universal Remote di hape mu.
5. Sentuh setting, dan pilih Connection Type.
6. Ini yang membedakan kamu pake Wifi atau Bluetooth atau USB.

7. Sentuh Wifi jika kamu pakai wifi maka layar akan kembali ke menu setting.
8. Pastikan Wifi Router-mu ON, laptop/komputer dan hape mu terkoneksi ke router tersebut.
9. Sentuh Scan. Jika laptop/komputermu dikenal sentuh saja.
10. Tekan Back sampai kembali ke halaman utama.
11. Sentuh Touchpad, maka layar akan berganti menjadi Track Pad.
12. Swipe jari pada area kosong diatas dua tombol kotak untuk menggeser mouse pointer.
13. Tombol kotak dibawah yang kiri adalah Klik Kiri, yang kanan adalah Klik Kanan.
14. Sentuh tombol Option di hapemu, maka keyboard akan muncul, tinggal ketik saja jika ingin muncul huruf dan atau angka di monitor (pake program pengolah kata atau field yang bisa diisi ketikan di komputer/laptop tentunya, kamu kan tidak mungkin menulis di desktop... hehehehe)


OK?
Selamat mencoba...

Blog, Updated at: 12:15 PM

Main Game Android di Televisi!

Sukses dengan pemakaian stick PS3 di tablet-mu?
Okesip...

Jangan berhenti sampai disitu! Kesenangan masih terus berlanjut. Kini saatnya menggunakan TV sebagai monitor, biar main game lebih lega, dengan audio yang lumayan dari pada suara yang dihasilkan gadget (gak ada suara di gadget yang ga cempreng kalau gak pake headphone)


Siapin lagi tambahannya....
Selain semua bahan yang ada di posting Cara Main Game Android dengan stick PS3 Gadungan, tambahkan pula ini:
  1. Televisi dengan port HDMI (biasanya TV LCD atau LED, terserah mau ukuran berapa, yang penting ada HDMI-nya)
  2. HDMI Type dari pcadvisor.co.uk
  3. Kabel HDMI dimana satu ujungnya HDMI Standar, satu ujungnya mini-HDMI atau micro-HDMI buat dicolokin di tablet. Untuk memastikan, coba cek port HDMI di tabletmu menggunakan micro-HDMI (seukuran micro-USB) apa menggunakan mini-HDMI (lihat gambar diatas, dari kiri ke kanan: Standar HDMI - Mini HDMI - Micro HDMI.).
  4. Dalam keadaan OFF, pasang colokan di port standar HDMI di televisi, pasang micro/mini HDMI di tablet.
  5. Hidupkan Televisi, pindah ke input HDMI.
  6. Duduk dengan posisi enak, pegang stick... main!!!
Buat kamu yang televisinya gak boleh dipake sama Mami gara-gara kalah sinetron.... gpp... Kalau ada Monitor LCD bisa juga dipakai.

Caranya:
  1. Siapin kabel HDMI to VGA.
  2. Siapin adapter HDMI Standar to mini/micro HDMI.
  3. Pasang seperti menggunakan televisi hanya saja VGA nya ke monitor... sudah!!! Gampang dan cepat!
Keuntungan:
  1. Layar lebih besar, main lebih lega.
  2. Dengan Televisi terkoneksi ke speaker, bass nya jadi lebih kerasa... main jadi lebih semangat.
  3. Dengan menggunakan stick, pengendalian game jadi mudah.
Kekurangan:
  1. Layar tablet harus tetap ON kalau mau tampil di TV/Monitor LCD.
  2. Jika batre tablet habis, lalu terus digunakan main sambil di charge, kemungkinan batre tablet bakal cepet drop.
  3. Untuk game fast move, kadang frame rate drop, tapi ga terlalu mengganggu.
Blog, Updated at: 2:38 PM

Cara Bermain Game Android dengan Stick PS3 Gadungan

Jangan pernah bilang "pake bluetooth?" ya.. ntar pada diketawain kutu kasur. Sudah jelas judulnya "Stick PS3 Gadungan" ya gak mungkin ada bluetoothnya, karena bukan original, alias KW.
Harganya aja 75rb (KW) vs 350rb (original).

Tapi sudahlah, yang jelas bisa dipake kok.
Seru gak harus mahal! Itu prinsip!

Ini semua gara-gara bernostalgia dengan si Mario Bros yang sulitnya kelewatan cuma gara-gara pengendalinya lewat layar sentuh, jadi rata, sering missed, hingga selalu matinya konyol. Klo ga ketabrak kura-kura yang jatuh ke jurang karena gak lompat di waktu yang pas.

Mikir-mikir, inget-inget.. iseng nyoba pake stick PS3, ternyata bisa... separuh...
Loh kok separuh?
Iya, karena cuma bisa geser-geser menu dan buka App,..
Separuhnya?
... separuhnya butuh perjuangan yang maha-ribet.

Ok, sudah dulu basa basinya, siapin bahannya
  1. Tablet Android atau Phone minimal ICS, yang support OTG dan sudah di ROOT!
    Root ini, wajib disini.
  2. Kabel OTG, bisa juga pake bawaannya.
  3. Stick PS3 Gadungan, Ori lebih baik.
  4. Kabel penghubung stick ke kabel USB OTG.

Test menggunakan Tablet Treq A20C yang sudah di Root, Stick PS3 Gadungan, Kabel data milik Canon DSLR camera, Kabel OTG bawaan. Game Mario Bros versi Original Nintendo yang sudah kita bahas di postingan lain di blog ini.

Saya tidak berhasil menggunakan kabel data bawaan Stick PS3 Gadungan, makanya saya coba pake kabel data milik kamera, sepertinya memang beda pin-nya. Seandainya kamu sukses dengan kabel data bawaan Stick PS3 Gadungan.. maka kamu lebih beruntung dari pada saya.

Caranya:
  1. Download Tincore Keymapper Di Sini. Ada versi gratis dan Pro, saya pake yang Gratis... hehehe.
    Saya sudah banyak coba App untuk pendukung Stick PS3 termasuk Six Axis Controller, Six Axis Enabler dan lain-lain..., tapi gagal. Kamu bisa mencobanya kalau mau.
  2. Install Tincore Keymapper.
  3. Pasang Stick PS3 pake kabel.
  4. Sekarang seharusnya secara langsung kamu bisa mengontrol menu menggunakan stick PS3.
  5. Jalankan Tincore Keymapper. Biasanya dia jalan minimize.
  6. Buka Menu - Setting - Bahasa & Masukan (Language & Input), beri centang pada Tincore Keymapper dan ubah default input ke Tincore Keymapper.
  7. Kamu boleh sentuh atau gunakan Analog atau D-Pad untuk memindah-mindah menu (biasanya Segitiga untuk Enter atau Lingkaran untuk Back). Cari game yang kamu ingin mainkan, jalankan.
  8. Setelah game terbuka, lihat di Tray dekat jam, sentuh disitu untuk memunculkan aplikasi Tincore Keymapper. Dia nanti numpukin game yang terbuka tadi dengan transparan 30%, jadi kayak overlay gitu.
  9. PENTING! Scroll ke bawah, pada menu Tincore Keymapper dengan icon Joystick, cek apakah stick telah di deteksi, (pada saya tertulis IN: SZMY-POWER CO.,LTD GAMEPAD 3 TURBO). Jika belum, koneksikan dengan internet, agar bisa download profile-nya otomatis. Tanpa profile stick ini, kita tidak bisa setting.
  10. Disini letak kesabaran diuji. Tergantung game yang kamu mainkan, saya test game Mario Bros.
  11. Dengan visibility Tincore Keymapper ON, saya aktifkan tombol-tombol Area 0 menjadi Touch Pad, lalu t0 dan t1 menjadi Touch Screen.
  12. Geser tombol-tombol virtual Tincore Keymapper tadi dengan menekan tahan kemudian drag, ke atas (persis di atas) tombol Select, Start/Pause, A-B. (Saya menggunakan X untuk lompat, Kotak untuk menembak/lari cepat dan L1 untuk Start/Pause).
  13. Jika mapping tombol dirasa cukup, tekan tanda TICK di menu Tincore Keymapper paling atas, agar setting ini disimpan di game terkait, supaya tidak perlu nyetting lagi di kemudian hari. Tincore Keymapper akan kembali minimize ke Tray, sekarang coba mainkan menggunakan Stick PS3 nya. Kalau belum puas, buka lagi Tincore Keymapper nya via Tray, setting lagi... begitu seterusnya sampai kamu rasa cukup. Jangan lupa untuk selalu menekan tanda TICK setiap kali ada perubahan.

Apa keuntungan pakai model ini?
  1. Pengendalian game lebih nyaman, gak mungkin meleset bila sudah hapal tombol.
  2. Screen relatif lebih awet, tablet cukup disandarkan pada map tablet dan kita tidak perlu repot-repot menyentuh sana-sini. Perlu diingat, gamer kadang tidak bisa mengendalikan emosi bila level terlalu sulit atau berada pada detik-detik kemenangan, tanpa sadar menekan layar melebihi biasanya.
Kekurangannya?
  1. Setting tombol harus dilakukan SATU PER SATU TIAP GAME!
  2. Ribet setting ya ribet kabel.
  3. Baterai cepat habis, karena Stick PS3 juga minta daya.
CATATAN:
Game Asphalt 8:Airborne sudah fully compatible dengan Stick PS3 Gadungan ini. Dia langsung detect, GAMELOFT emang keren. Jadi tidak perlu setting-setting pake Tincore Keymapper.

Mau coba?
Blog, Updated at: 10:48 PM

Cara Mengendalikan Kamera DSLR via Android

Via wifi? Tidak!

Saya tidak membicarakan kamera DSLR yang sudah punya built-in wifi atau kamera dengan memory Eye-Fi. Karena sudah pasti itu gampang banget, tinggal pair secara wireless, selesai.
Praktis dan MAHAL!...

Ya, mahal...
Kamera dengan built-in wifi semacam Canon 7D sekarang BO saja sekitar 10 hingga 11jt. Belum termasuk lensa dan gadget Android, Tripod dan aksesoris lainnya. Kalaupun kamera DSLR-mu gak built-in wifi, kalau mau konek via wifi, pastinya mau ga mau pake Eye-fi Card (memori seukuran SD dengan kemampuan tambahan Wifi) yang 8GBnya sudah hampir 1jt.

Saya kali ini membahas yang pake kabel, via port USB OTG yang ada di gadget Android.

Ok, sediakan bahan dulu.
1. Tablet Android minimal Ginger Bread dengan port OTG.
2. Kamera DSLR.
3. Kabel OTG, bawaan juga bisa dipakai.
4. Kabel data bawaan kamera.

Test yang saya gunakan adalah Canon EOS 60D, Lensa Standard, Tablet Treq A20C yang sudah di root, kabel data dan kabel OTG bawaan.

Caranya:
  1. Download DSLR Controller for Android DISINI
  2. Install di gadget mu, jalankan. Jangan koneksikan dulu kameranya sampai diminta.
  3. Ketika diminta menghubungkan kamera, tancapkan kabel OTG, sambungkan kabel data ke kamera
  4. Posisikan kamera ke ON. Jika sukses, maka tampilan viewfinder LCD akan berpindah ke layar Android.
  5. Semua Setting Control ada di seputar view seperti ini:

Bagi yang sudah terbiasa dengan kamera DSLR tentu tahu apa fungsi masing-masing tombol, karena memang sama persis dengan yang ada di setting menu di dalam kamera.

Operasional nya sangat gampang, sama seperti kita memegang kamera.

Jika mengalami error semacam USB Host API not available dst.. dst... (seperti yang saya alami) sehingga kamera tidak dikenal, terpaksa kamu harus root tablet mu, lalu download Chainfire USB Host Diagnostic di Google Play (gratis, search aja).
Nanti USB Host Diagnostic ini setelah di install, dia akan mencari error dan mencoba memperbaikinya secara otomatis.

Apa untungnya mengontrol via eksternal monitor?
  1. Jika kamu menggunakan lensa tele, misal ukuran 70-300mm, tentu berat dan rentan shake/goyang. Jadi biasanya diletakkan di tripod, namun dengan menyentuh tombol shutter pada body, kemungkinan shake masih ada. Dengan melakukan pengendalian model ini, shake bisa diminimalisasi karena kita tidak menyentuh secara fisik body kamera.
  2. Jika kamu sedang melakukan foto massal, misal poto KTP, photo box di acara ulang tahun, kamu tidak perlu repot kesana kemari pake kalung kamera, cukup diletakkan tripod dan kita bisa kendalikan di tablet di meja sebelahnya.
  3. Jika menggunakan kamera yang minim tombol pengontrol luar, menggunakan model ini jadi praktis, tidak perlu repot-repot buka menu untuk mengubah setting, terutama bagi kamu yang gemar menggunakan Full Manual Shot, karena semua sudah disediakan di depan.
Sip?
Blog, Updated at: 10:15 PM
Meskipun bisa, namun sesungguhnya kegiatan Copy Paste itu melanggar etika.. Powered by Blogger.